“Pogba Setara dengan Modric,” Kata Eric Cantona

Standard

skysports-premier-league-manchester-united-football-paul-pogba-dab-dabbing-celebration_4077480

Vegas303, Manchester – Eric Cantona, Legenda Manchester United membandingkan kehebatan yang di miliki oleh gelandang klub The Red Devils Paul Pogba dengan salah satu bintang Real Madrid yakni Luka Modric. Baginya, baik Pogba atau Modric merupakan pemain penting untuk klub mereka.

Pogba memulai awal musim 2017-18 dengan mencetak dua gol. Namun kemudian ia harus absen selama lebih dari dua bulan karena cedera hamstring.

Setelah pulih dari cedera, Pogba tampil mengesankan saat tim asuhan Jose Mourinho ini, mencetak gol dan memberikan assist dalam kemenangan 4-1 MU atas Newcastle United.

Cantona, yang memenangi empat gelar Liga Inggris selama bermain di Old Trafford, yakin Pogba sama pentingnya bagi MU, seperti Modric bersama Real Madrid.

“Pogba adalah otak tim dan Modric adalah otak Real Madrid,” ujarnya.

“Saya pikir dia adalah pemain yang sangat kreatif. Dan, setiap kali pemain bagus cedera, Anda pasti menderita,” kata Cantona. “Dia sama pentingnya [untuk United] seperti Modric untuk Real Madrid.”

“Saat Modric cedera, ini bukan tim yang sama dan Anda bisa lihat dalam lima atau enam tahun terakhir, setiap kali dia cedera, timnya tidak sama,” kata eks bintang MU itu.

Rekrut Gelandang Anyar

cantona-cosmos-620x400

Sebelumnya, Cantona memberikan saran kepada Mourinho dalam urusan pembelian pemain. Cantona meminta MU untuk merekrut gelandang Paris Saint Germain, Javier Pastore.

MU dalam beberapa bulan terakhir lebih sering dikaitkan dengan penyerang sayap Atletico Madrid Antoine Griezmann. Pria Prancis itu disiapkan sebagai pemakai nomor punggung 7.

Griezmann nyaris pindah ke MU musim panas lalu. Namun, Griezmann akhirnya memilih bertahan setelah Atletico terkena sanksi larangan membeli pemain dari FIFA.

Telan Kekalahan

846133688-0

MU secara mengejutkan menelan kekalahan dari Basel di ajang Liga Champions pertengahan pekan lalu. MU diharapkan segera bangkit kembali saat mereka kembali ke laga domestik melawan Brighton akhir pekan ini.

Setelah 12 pertandingan liga musim ini, MU berada di urutan kedua klasemen sementara Liga Inggris. Mereka terpaut delapan poin dari pimpinan Manchester City.

Advertisements

Cullen Dan Tebakan Tepat

Standard

hot-robert-pattinson-pictures-2017

Vegas303, Jakarta – Di tengah kesibukannya yang padat akibat mempromosikan film terbarunya yang berjudul Good Time yang di selenggarakan di berbagai negara, pemeran utama dalam serial Twilight Saga tersebut tetap tidak dapat melupakan sepak terjang tim favoritnya yakni Arsenal.

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan MTV UK, aktor yang melejit setelah memerankan tokoh vampir tampan, Edward Cullen, dalam The Twilight Saga itu memastikan ia masih setia dengan Arsenal.

“Kamu The Gooners kan?” tanya reporter wanita MTV UK yang langsung dijawab ya dengan tegas disertai anggukan kepala mantap Pattinson.

Untuk membuktikan kecintaannya, aktor 31 tahun itu lantas diminta memprediksi pertandingan derbi London Utara edisi pertama musim ini, Arsenal versus Tottenham Hotspur, yang dimainkan pada Sabtu (18/11/2017).

Setelah terdiam sesaat, Robert Pattinson semula menjawab Arsenal bakal memenangi duel dengan skor 3-1, yang langsung direvisinya. “2-0 untuk Arsenal,” ujarnya.

Entah sekadar beruntung atau memang yakin Mesut Ozil dkk bakal menggulung tim tamu di Emirates Stadium, kenyataannya Arsenal memang mampu menang 2-0 lewat gol Mustafi dan Alexis Sanchez.

Tantangan berlanjut karena sang reporter meminta Robert Pattinson memprediksi pertandingan lain, yakni Manchester United versus Newcastle United yang digelar pada Minggu (19/11/2017) dini hari.

Sama seperti The Gooners lain yang memahami panasnya persaingan Arsenal dan Manchester United setidaknya dalam 15 tahun terakhir, pria kini yang lebih sering menghabiskan waktunya di Los Angeles ini langsung memberi jawaban. “4-0 untuk Newcastle,” kata Pattinson sambil tertawa lepas.

Namun seperti diketahui, keinginan aktor yang beberapa kali menyandang gelar pria paling seksi sejagat itu melihat Manchester United babak-belur di kandang sendiri, tak kesampaian. Pasalnya, justru Setan Merah yang meremukkan Newcastle dengan skor 4-1 di Old Trafford Stadium.

Ada Kemungkinan Saya Tinggalkan Rossoneri ~ Suso

Standard

20065321_1639696899383294_5180201927341768704_n

Vegas303, Milan – Pemilik nama lengkap Jesús Joaquín Fernández Sáenz de la Torre mengatakan jika dirinya dapat saja hijrah di bursa transfer musim panas lalu. Akan tetapi, pemain 23 tahun tersebut lebih memilih bertahan karena dirinya sangat bahagia bersama AC Milan.

Salah satu klub yang mengincar Suso adalah Tottenham Hotspur. Klub Liga Inggris itu gagal mencapai kesepakatan, diduga karena sang pemain memang tidak ingin meninggalkan AC Milan.

“Seperti yang selalu saya katakan. Saya sangat bahagia dengan klub ini. Saya bisa saja hengkang, tapi saya memilih bertahan karena saya bahagia,” ujar pemain Timnas Spanyol itu, seperti dilansir Calciomercato.

Suso akhirnya memperpanjang kontraknya dengan AC Milan pada September lalu yang mengikatnya hingga Juni 2021. Dalam kontraknya, terdapat klausul rilis senilai 50 juta euro.

Pemain Andalan

23594649_780744102112208_7966071398047154176_n

“Saya kira kalau saya memang ingin pergi, saya tidak akan memperpanjang kontrak saya. Mungkin saya bisa menunggu sebentar, dan hengkang dengan harga murah,” katanya.

Suso bergabung dengan AC Milan pada bursa transfer Januari 2015, dengan nilai transfer 1,3 juta euro dari Liverpool. Sempat dipinjamkan ke Genoa, pemain 23 tahun itu mulai menjadi pemain kunci di Milan sejak musim lalu.

Ia selalu diandalkan dalam starting line-up I Rossoneri. Hanya faktor fisik yang akan membuatnya dicadangkan. Musim lalu pemain berusia 23 tahun itu menyumbang 7 gol dan 11 assist dalam 37 penampilan.

Di Belakang Striker

suso-interna

Sedangkan musim ini, ia lebih sering dimainkan di belakang striker dalam skema 3-5-2 yang diterapkan pelatih Vincenzo Montella. Pemain bernama lengkap Jesus Joaquin Fernandez Saez de la Torre itu musim ini sudah tampil dalam 18 pertandingan, dengan kontribusi 6 gol dan 6 assist.

Sebelum bersinar bersama AC Milan, Suso juga sempat bermain di Liga Inggris bersama Liverpool di tahun 2010 hingga 2013. Selama masa itu, ia mencetak 10 gol dan 12 assist dalam 42 penampilan bagi The Reds.

Sami Khedira Janji Hibur Buffon

Standard

18580711_315969398837429_7848115086244708352_n

Vegas303, Turin – Selasa (14/11/2017) kekalahan timnas Italia atas Swedia telah menyisakan kepedihan untuk Gianluigi Buffon selaku penjaga gawang timnas Italia. Kepedihan yang di rasakan oleh kiper 39 tahun tersebut mendapatkan simpati dari teman satu timnya di Juventus yakni Sami Khedira. Walaupun berbeda kewarganegaraan, Sami Khedira dapat merasakan kepedihan yang tengah melanda Buffon akibat tidak dapat membawa Timnas Italia ke Piala Dunia 2018.

Gianluigi Buffon terlihat menangis saat diwawancarai setelah Timnas Italia ditahan imbang Swedia 0-0 pada leg kedua play-off kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa, Selasa (14/11/2017).

Hasil itu membuat Timnas Italia gagal lolos ke Rusia karena kalah agregat 0-1. Ini merupakan kali pertama Gli Azzurri tak bisa mentas di Piala Dunia sejak 1958 lalu.

Buffon pun terluka. Rencananya untuk pensiun setelah Piala Dunia 2018 diperpecat usai kegagalan tersebut. Kesedihan kiper Juventus itu mendapat simpati dari rekan setimnya, Sami Khedira.

“Saya tak bisa mengatakan bahwa saya bahagia,” kata gelandang Timnas Jerman itu kepada Bild seperti dinukil Football Italia, Rabu (15/11/2017).

“Melihat Buffon menangis, menyakiti semua orang, Italia dan non-Italia. Buffon adalah olahragawan hebat, seorang legenda hidup.”

Liga Champions

23101306_2086817414871742_8993093164801720320_n

Khedira pun bersumpah akan mengobati kesedihan Buffon. Caranya dengan membantu kiper 39 tahun itu memenangkan trofi Liga Champions musim ini.

Sekadar informasi, satu-satunya gelar yang belum diraih Buffon adalah trofi Liga Champions. Dua kali Buffon dan Juventus ke final Liga Champions, tapi selalu gagal.

“Mereka sudah bilang mereka akan kembali dan saya yakin mereka akan melakukannya. Saya mengirim pesan ke Buffon, tapi sekarang kita membutuhkan lebih banyak daripada kata-kata,” ucap Khedira.

“Dia hanya kehilangan satu trofi [Liga Champions], jadi kami akan membantunya memenangkannya.”

Piala Dunia

162713477-3e6453aa-4af1-4eac-9539-6a1bf00420dd

Buffon meraih trofi Piala Dunia bersama Timnas Italia saat berlangsung di Jerman pada 2006 lalu. Saat itu, Gli Azzurri dilatih oleh Marcelo Lippi.

Pada partai puncak, Italia mengalahkan Prancis lewat drama adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan. Laga itu diwarnai kartu merah terhadap bintang Prancis Zinedine Zidane usai menanduk Marco Materazzi.

Mane Nyaman Di Liverpool

Standard

15535103_1705414469748963_4845589396201668608_n

Vegas303, Liverpool – Pemain 25 tahun, Sadio Mane merasa nyaman dengan sikap yang di tunjukkan oleh rekan-rekannya saat tengah melewati masa adaptasi di The Reds. Gelandang asal Senegal tersebut mengatakan ruang ganti Liverpool sama seperti layaknya ruang keluarga.

Liverpool memboyong Mane dari Southampton dengan nilai 41 juta euro (Rp 653 miliar) pada bursa transfer musim panas 2016. Pada musim pertamanya, pemain 25 tahun tersebut gagal memberikan kontribusi maksimal karena mengalami cedera lutut.

Cedera tersebut membuat sang pemain absen pada delapan laga Premier League. Selain itu, Mane juga kerap absen akibat harus memperkuat tim nasional Senegal.

Pada musim 2017-18, Mane mulai menunjukkan performa menanjak. Sang pemain dinilai mampu menjalankan peran sebagai sayap kiri dengan apik. Eks RB Salzburg tersebut menganggap para penggawa Liverpool menjadi aktor di balik kesuksesannya selama ini.

“Sejak hari pertama, mereka menunjukkan jika kami adalah keluarga. Bila Anda ingin sukses saat bermain, Anda harus memiliki pikiran yang bebas dan hal itu hanya terjadi jika semuanya tak ada masalah. Anda hanya fokus pada sepak bola,” ujar Mane.

“Saya memiliki hubungan baik dengan semua orang di luar lapangan dan Anda dapat melihat hal itu terjadi juga di lapangan. Hal itu membuat segalanya lebih mudah. Kami akan menjadi lebih kuat sebagai Individu asalkan kami terus bersama.”

“Dukungan dari para suporter juga penting. Ketika Anda merasa dicintai dan disukai mereka benar-benar berada di belakang Anda, rasanya Anda bisa merengkuh sesuatu,” ungkap Mane.

Hingga pekan ke-11 Premier League, Sadio Mane sudah mencatatkan enam penampilan dan menyumbang tiga gol serta dua assist untuk Liverpool. Pemain asal Senegal tersebut dikhawatirkan harus kembali absen karena mengalami cedera hamstring ketika membela negaranya dalam laga melawan Afrika Selatan.

Italia Gagal Lolos, Buffon Batal Pensiun

Standard

gianluigi-buffon-italy-sweden_ks9dmpvc8ro0108rj8k6vuevo

Vegas303, Milan – Selasa (14/11/2017) dini hari tadi, Timnas Italia harus gagal lolos ke Piala Dunia 2018 setelah berhasil di tahan imbang 0-0 oleh Swedia di leg ke II di babak play-off di Stadion San Siro, Milan. Gli Azzurri gagal lolos karena secara agregat, Timnas Italia kalah 0-1 dari Swedia.

Atas kekalahan ini, kiper veteran Timnas Italia, Gianluigi Buffon harus mengubur impiannya tampil di Piala Dunia 2018 untuk keenam kalinya. Saat sesi wawancara, Buffon tak dapat menutupi kekecewaannya.

“Itu mengecewakan. Bukan untuk saya, tapi untuk keberlanjutan sepakbola, karena kami meraih sesuatu yang benar-benar penting bagi negara kami,” ujar Buffon.

Saat peluit panjang dibunyikan wasit, Buffon tampak menangis. Ia terpaksa mengakhiri kariernya bersama timnas dengan menyedihkan. Padahal sebelumnya, ia bertekad pensiun usai gelaran Piala Dunia 2018.

“Cuma itu penyesalan saya, bukan karena saya akan pensiun. Karena waktu terus berjalan dan itu sudah pasti. Hanya saja itu memalukan pertandingan resmi saya berakhir dengan kegagalan lolos Piala Dunia,” kata kiper Juventus itu.

Tidak Anggap Enteng

nintchdbpict000366713328

Buffon membantah kegagalan Italia disebabkan karena mereka menganggap enteng Swedia sebelum pertandingan. Ia mengakui bahwa sulit mengembalikan kekalahan 0-1 secara psikologis.

“Barangkali karena kami memang tidak menampilkan sepakbola terbaik yang kami bisa, itulah sayangnya. Kami kekurangan energi dan ketajaman untuk mencetak gol,” terangnya.

“Pada akhirnya Swedia bermain sama seperti di leg pertama. Play off ini ditentukan oleh insiden, yang berjalan baik untuk mereka dan buruk untuk kami,” papar Buffon.

Kegagalan lolos kualifikasi Piala Dunia ini merupakan yang kedua kalinya dialami Timnas Italia sepanjang sejarah. Kegagalan pertama terjadi di tahun 1958. Namun, Buffon tetap yakin, Italia akan selalu kembali berjaya.

“Saya meninggalkan timnas dengan banyak talenta, termasuk Gianluigi Donnarumma dan Mattia Perin. Saya ingin memberikan pelukan kepada Chiello (Chiellini), Barza (Barzagli), Leo (Bonucci), dan Lele (De Rossi), yang sudah bermain bersama saya selama hampir 10 tahun,” terangnya.

“Saya berterima kasih kepada para pemain yang tergabung bersama kami, dan walau itu tidak akan cukup, saya berharap memberikan sesuatu untuk mereka,” ucap kiper 39 tahun itu.

Chiellini Ikut Pensiun

DOi46v9X4AE1698

Tidak hanya Buffon, bek Giorgio Chiellini juga menyatakan pensiun dari Timnas Italia. Bek Juventus itu mencatatkan 95 caps bersama Gli Azzuri sejak tergabung pada 17 November 2004.

“Selama tiga tahun terakhir kami ditanya soal rasa cinta untuk tidak pernah meninggalkan timnas. Italia akan memulai lagi dengan Marco Verratti dan banyak pemain lainnya yang lahir di tahun 1990-an, yang akan matang di Piala Eropa berikutnya,” ujar Chiellini kepada Rai Sport.

Chiellini sudah legawa dengan kekalahan timnya. Ia menyebut Swedia layak lolos dan tidak mau menyalahkan ketidakberuntungan. “Kami sudah melakukan yang terbaik, tapi nyatanya itu tidak cukup. Mereka mendapatkan yang lebih daripada kami,” tutur bek berusia 33 tahun itu.

Sanjungan Lopetegui Untuk Isco

Standard

17437554_166404743878688_1425417950969462784_n

Vegas303, Madrid – Minggu (12/11/2017) dini hari tadi, Timnas Spanyol berhasil menang telak atas Kosta Rika dalam pertandingan uji coba di Estadio La Rosaleda. Spanyol berhasil menang 5-0 tanpa balasan.

Pesta gol Timnas Spanyol dimulai dengan aksi Jordi Alba di menit keenam. Lalu, striker Chelsea, Alvaro Morata menggandakan keunggulan tuan rumah di menit ke-23. Tiga gol selanjutnya dilesakkan David Silva di menit ke-51, ke-55, dan Andres Iniesta ke-73.

Kemenangan itu memperpanjang tren tak terkalahkan Spanyol menjadi 15 pertandingan beruntun. Bahkan, enam laga terakhir dimaksimalkan dengan kemenangan, lima di antaranya clean sheet.

“Saya bahagia, tapi ini bukan hari terbaik dalam kepemimpinan saya di sini. Kami sudah mencetak lebih banyak gol di laga resmi. Yang paling saya sukai adalah sikap tim, terlepas apakah itu laga resmi atau tidak,” kata pelatih Julen Lopetegui, dilansir Football Espana.

Sayang, ada satu pemain Timnas Spanyol yang menjadi tumbal dalam kemenangan itu. Isco, gelandang Real Madrid, ditarik di menit ke-63 dan digantikan Marco Asensio, karena mendapatkan sedikit masalah.

Level Tertinggi

18889219_100919383846190_5283862766916993024_n

Meski hanya 65 menit, Isco mampu memberikan peran yang begitu nyata. Tak heran jika ia menjadi salah satu pemain yang tak tergantikan dalam setiap pertandingan Spanyol.

Di kualifikasi Piala Dunia 2018 pun ia sudah melesakkan lima gol dari delapan laga. “Isco? Ia menempatkan dirinya di kalangan elite dunia. Ia tampil konsisten di level tertinggi dan melakukannya lewat kualitas dan mentalitasnya,” beber Lopetegui.

Pelatih yang telah menangani Spanyol sejak Juli 2016 itu melanjutkan, “Isco yang terbaik belum datang. Ia harus terbebas dari cedera. Kita akan melihat bagaimana kelanjutannya.”

Kiprah Isco

21690473_133352283965442_8564443170824257536_n

Sebagai pemain, Isco juga sempat menjalani masa-masa sulit. Ia direkrut Real Madrid dari Malaga pada musim panas 2013 dengan biaya 30 juta euro. Namun, ia tak langsung menjadi pemain utama Los Blancos.

Baru setelah Zinedine Zidane melatih Madrid, ia mulai mendapat kepercayaan penuh. Total ia sudah melakoni 208 pertandingan. Kontribusinya berupa 38 gol dan 49 assist. Sempat ingin dijual, pemain 25 tahun itu kini menjadi aset berharga Madrid.